Connect with us

“Karena Cinta”

Ilustrasi / foto: pexels.com

Puisi

“Karena Cinta”

Ada yang bilang cinta itu manis.
Kadang memang.
Tapi tak sering.
Sesering aku menangis.
Karena cinta.

Ada yang bilang aku bodoh.
Bodoh karena bertahan.
Dari sakit yang bertahun.
Mungkin aku bodoh.
Karena cinta.

Ada yang bilang cinta ku keterlaluan.
Salah, kau yang keterlaluan.
Kadang memuakkan.
Aku kau tak pedulikan.
Tapi tak apa, karena cinta.

Simbar Riomai

Jomblo filosofis, puitis tak pernah nangis. Paling suka makan kue lapis, minumnya kopi tak harus manis.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

To Top
error: Konten tidak dapat dicopy!!