Connect with us

Kesalahan Kebanyakan Pelaku UMKM

Ilustrasi / foto: pexels.com

Wirausaha

Kesalahan Kebanyakan Pelaku UMKM

Kesalahan kebanyakan UMKM adalah menggabungkan keuangan pribadi dan keuangan usaha, serta tidak memiliki catatan keuangan untuk usahanya.

Satu hal yang selalu saya tanyakan jika berbincang dengan pelaku usaha adalah “berapa keuntungan yang mereka dapatkan dari usaha itu?”.

Beberapa pelaku usaha bisa menjawab dengan baik, mengetahui jumlah modal, pengeluaran, dan pendapatan dengan baik. Tetapi beberapa yang lain ada juga yang menjawab tidak tau. Mereka tidak tau sudah berapa jumlah modal yang dikeluarkan untuk usahanya, berapa pengeluaran usahanya, dan berapa jumlah penjualannya. Bahkan, beberapa pelaku usaha tidak membedakan antara uang pribadi dan uang usahanya.

Kesalahan pertama kebanyakan pelaku usaha adalah mereka menggabungkan keuangan pribadi dan keuangan usaha, serta tidak memiliki catatan keuangan untuk usahanya. Sehingga akan sulit bagi pelaku usaha untuk mengetahui untung atau tidaknya usaha.

Kesalahan kedua kebanyakan pelaku usaha adalah mereka tidak menggaji diri mereka sendiri. Kebanyakan pelaku usaha rumahan yang saya temui tidak menggaji diri mereka sendiri. Mereka hanya berharap dari keuntungan yang didapatkan dari usaha yang dijalankannya. Padahal, untuk dapat tumbuh, usaha harus dapat mempertimbangkan biaya pegawai (terutama yang langsung atau yang melakukan produksi), agar memudahkan proses perekrutan tenaga baru nantinya tanpa merubah komponen biaya yang ada.

Aswad Mansur

Peternak dan pelajar. Paling semangat bicara bisnis (teori), praktek nol. Tertarik dengan pengembangan bisnis dan model bisnis.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

To Top
error: Konten tidak dapat dicopy!!