Connect with us

“Jika Tak Pantas”

Ilustrasi / foto: pexels.com

Puisi

“Jika Tak Pantas”

Jika kau tak pantas untuk ku rindukan,
lalu kenapa kau begitu sulit untuk ku lupakan?

Jika membencimu adalah jalan satu-satunya untuk melupakanmu,
lalu sakit apa lagi yang harus ku rasa hanya untuk membencimu?

Jujur, aku takkan pernah bisa membencimu.
Sia-sia jika ingin melupakanmu.
Jadi ku nikmati saja rindu ini.
Sendiri.

Simbar Riomai

Jomblo filosofis, puitis tak pernah nangis. Paling suka makan kue lapis, minumnya kopi tak harus manis.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

To Top
error: Konten tidak dapat dicopy!!