Connect with us

4 Alasan Kenapa Kamu Harus Belanja di Pasar Tradisional

Salah satu penjual di Pasar Luaor / Foto: Aswad

Sosial

4 Alasan Kenapa Kamu Harus Belanja di Pasar Tradisional

“Jika kamu belanja di minimarket modern atau mall, maka kamu membantu manajer dan pemiliknya membeli mobil baru untuk anaknya. Tapi jika kamu belanja di pasar tradisional, maka kamu membantu pedagang tersebut menyekolahkan anaknya.”

1. Membantu pedagang kecil

Ya, belanja di pasar tradisional itu sama dengan kamu membantu mereka—pedagan kecil yang ada disana. Diantara pembaca mungkin ada yang ingin mengatakan bahwa belanja di minimarket modern juga membantu penjaga toko dan pemilik tokonya. Tentu saja itu benar.

Saya pernah mendengar sebuah kalimat seperti berikut:

“Jika kamu belanja di minimarket modern atau mall, maka kamu membantu manajer dan pemiliknya membeli mobil baru untuk anaknya. Tapi jika kamu belanja di pasar tradisional, maka kamu membantu pedagang tersebut menyekolahkan anaknya.”

Mungkin itu terdengar berlebihan, tapi itulah kenyatannya. Jadi terserah kalian, mau belanja di pasar tradisional dan membantu pedagang kecil disana atau belanja di minimarket modern dan membantu pemiliknya membeli mobil baru atau mungkin rumah baru.

2. Membantu produksi lokal

Tidak dipungkiri barang-barang produksi lokal, seperti makanan tradisional, beras lokal, sayur, dll. itu dipasarkan di pasar-pasar tradisional. Kenapa? Alasannya sederhana saja, karena untuk dapat di jual di minimarket modern atau mall-mall, produk dan perusahaan yang memproduksi harus memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu. Intinya, sangat ribet utuk produk lokal bisa di jual di minimarket modern.

Jadi, jika kamu belanja di pasar tradisional itu sama saja kamu membantu produsen-produsen lokal untuk tetap berproduksi, dan bisa jadi kamu membantu mereka mengembangkan bisnisnya hingga akhirnya manambah pekerjanya.

3. Bisa tawar menawar

Kalau yang ini mungkin tidak perlu saya jelaskan lagi. Intinya, jika kamu belanja di pasar tradisional kamu masih bisa menawar barang yang akan kamu beli. Sangat berbeda dengan minimarket modern yang semua harganya sudah fixed alias tidak dapat ditawar lagi. Ya, meskipun begitu, menawar juga harus pake hati, jangan terlalu berlebihanlah.

4. Sosialisasi

Alasan terakhir dan tidak kalah pentingnya adalah sosialisasi. Ya, jika kamu belanja di pasar tradisional itu berarti kamu sedang bersosialisasi dengan mereka, pedangan dan pengujung pasar lain. Bisa jadi disana kamu bertemu dengan teman lamamu, atau sekedar bercerita dengan pedagang langgananmu, mendengarkan keluhan mereka tentang makin sepinya pasar, atau sekedar membahas berita yang lagi panas-panasnya di lingkunganmu.

Hal seperti ini tentu saja tidak akan kamu dapatkan di minimarket modern. Setiap kali Anda masuk ke minimarket modern mereka mungkin akan menyambutmu dengan kata “Selamat siang, selamat datang di Ind*maret.” dan melayani pembayaranmu dengan ramah dan penuh senyum di wajahnya. Tapi itu semua prosedur yang wajib mereka jalankan. Penjaga minimarket modern tidak akan menanyaimu tentang berita yang sedang hangat di lingkunganmu atau sekedar memberitahumu tentang itu. Karena itu tidak ada dalam prosedur kerja mereka. Mereka tersenyum kepadamu karena itu adalah bagian dari prosedur kerja. Jadi Anda tidak akan pernah tau itu senyum yang tulus atau bukan.

Jadi kamu mau belanja dimana?

Baca Selengkapnya
Artikel Terkait
Musyrifah

Guru, Wali Kelas, dan penenton setia Drakor.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

To Top
error: Konten tidak dapat dicopy!!