Connect with us

Apakah Semua Usaha Butuh Website?

Ilustrasi / foto: pexels.com

Wirausaha

Apakah Semua Usaha Butuh Website?

Tidak semua usaha butuh website, ada banyak hal yang harus dipertimbangakan, mulai dari siapa pelanggan kita, sampai kemampuan kita untuk mengelola website baik secara SDM, waktu, maupun finansial.

Apakah semua usaha butuh website? Jawabannya tentu saja tidak semua. Menurut saya ada tiga pertanyaan yang harus dijawab untuk menentukan apakah sebuah usaha butuh memiliki website sediri atau tidak, sekedar butuh media sosial, atau tidak butuh media online apapun. Berikut beberapa pertanyaan yang menurut saya harus di jawab terlebih dahulu:

1. Apakah pelanggan kita menggunakan internet?

Yang pasti pertanyaan pertama yang harus ditanyakan adalah apakah pelanggan atau target pasar kita menggunakan internet–baik itu hanya untuk sekedar mencari barang dengan mesin pencari, membaca berita, atau bahkan aktif di media sosial? Jika jawabannya adalah “Tidak”, maka menurut saya usaha tersebut belum butuh website. Dan jika jawabannya “Ya” maka pertanyaan selanjutnya adalah “Website seperti apa yang kita butuhkan?”

Satu hal yang perlu kita garis bawahi adalah “pelanggan atau target pasar” yang saya maksud disini adalah orang yang akan menggunakan barang atau jasa kita dan atau orang yang mengambil keputusan atau pengaruh atas pembelian atau penggunaan barang dan jasa yang kita tawarkan. Misalnya, jika kita memiliki usaha penjualan baju bayi, tentu saja target pasar kita bukanlah bayinya melainkan orang tuanya yang menentukan apakah akan membeli baju bayi yang kita produksi atau tidak.

2. Website seperti apa yang kita butuhkan?

Menentukan website seperti apa yang kita  butuhkan sangat bergantung dari jenis usaha yang kita jalankan. Pada umumnya website untuk keperluan usaha terdiri dari tiga jenis website, yaitu:

Website profile usaha–yaitu website yang hanya menampilkan profile perusahaan, kontak, dan informasi-informasi dasar perusahaan, seperti jenis usaha dan layanan. Untuk perusahaan-perusahaan bersar, website profile usaha juga biasanya digunakan sebagai media informasi kegiatan dan program-program perusahaan.

Website profile usaha + katalog–yaitu website yang menampilkan profil usaha sekaligus memberikan katalog produk dan jaya yang ditawarkan namun tidak melakukan proses penjualan melalui website, seperti pembelian dan pengiriman barang. Website ini biasaya digunakan untuk usaha-usaha lokal yang melakukan penjualan secara lokal.

Website profile usaha + penjualan–Sedikit berbeda dengan website profile usaha + katalog, website jenis ini melakukan penjualan produk atau jasa melalui website, dengan kata lain website tidak hanya digunakan sebagai media informasi tapi juga sebagai alat pemasaran untuk melakukan penjualan, menerima pesanan, dll.

Sekarang mari kita bahas kembali kasus usaha rental mobil yang kita bahas di awal tulisan ini. Usaha rental mobil ini ada Jogja. Biasanya rental mobil digunakan oleh wisatawan yang datang ke Jogja. Saat ini orang-orang liburan sangat mengandalkan mesin pencari google dan media sosial untuk mendapatkan informasi. Misalnya, jika orang butuh rental mobil murah, maka mereka akan mencari melalui google dengan kata kunci “Rental mobil murah di jogja” atau bertanya pada forum-forum traveler atau kepada temannya melalui media sosial. Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa usaha rental mobil ini butuh eksisi di dunia maya. Eksisis disini maksudnya adalah ketika di cari melalui mesin pencari dia ada dapat di kontak. Jadi untuk sementara kita simpulkan bahwa usaha ini butuh website untuk profile usaha dan akun media sosial.

3. Apakah kita memliki kemampuan untuk mengelola website?

Pertanyaan selanjutnya adalaah apakah si pemilik usaha memilik usaha memiliki kemampuan mengelola website? kemampuan disini bukan berarti terbatas pada kemampuan individu mengelola, tapi kemampuan secara finansial, kemampuan anggota, dan kemampuan lain yang berkaitan. Dalam kasus bisnis rental mobil diatas, pemilik usaha menjalankan usaha secara mandiri, pemilik tidak memiliki waktu untuk mengelola website dan memiliki kemampuan yang kurang mengelola website. Jika harus mempekerjakan orang maka akan sangat boros untuk usaha yang masih dalam proses pengembangan seperti usaha rental mobil ini. Maka solusi yang saya tawarkan adalah dengan media sosial. Selain biayanya murah dan mudah digunakan, media sosial juga membantu usaha kita eksis di internet.

Kasus yang berbeda, CV. Usaha Center yang bergerak dibidang percetakan dan penjualan barang elektronik meminta untuk dibuatkan website untuk usahanya. Usahanya ada di Kota Makassar dan pelanggannya adalah mahasiswa yang bisa dibilang telah terbiasa menggunakan internet. Jika hanya jasa percetakan saya akan menyarankan CV. Usaha Center untuk membuat media sosial saja. Tapi karena mereka menjual produk-produk elektronik maka saya setuju membuat website untuk usaha ini, yaitu website profile usaha sekaligus sebagai katalog produk online.

Aswad Mansur

Peternak dan pelajar. Paling semangat bicara bisnis (teori), praktek nol. Tertarik dengan pengembangan bisnis dan model bisnis.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

To Top
error: Konten tidak dapat dicopy!!