Connect with us

Logika Burung Walet

Sarang walet / foto: Aswad

Bisnis

Logika Burung Walet

Antara kerja santai dan untung banyak. Tentang usaha sarang walet dan kata mereka yang telah memulainya.

Siapa yang tak ingin kaya hanya dengan duduk santai? Kita semua mungkin mau.

Kerja minim dengan hasil yang maksimal. Begitulah kira pemikiran orang awam tentang walet. Tidak heran jika demam sarang walet terjadi dimana-mana.

Di Sulawesi Barat, pemandangan bangunan tinggi tak berjendela dengan banyak lubang–yang menjadi tempat lalu lalang burung walet–sudah menjadi pemandangan biasa. Sepanjang perjalanan dari Polewali Mandar ke Mamuju, tak sulit menemukan bangunan sarang walet seperti ini. Hampir di setiap kampung ada. Bahkan di kota, seperti di Wonomulyo dan Majene, dimana terlihat beberapa ruko menyatu dengan sarang walet.

Usaha atau Investasi Sarang Walet?

Ada yang bilang membangun sarang walet itu investasi. Iya, jika yang kita lakukan hanya memberikan modal dan menyerahkan pengelolaanya pada orang lain. Tetapi jika sarang walet itu dikelola sendiri, saya menyebutnya usaha.

Kebanyak orang mungkin menyebutnya investasi, karena memang usaha sarang walet sepintas terlihat tidak butuh usaha untuk mengelolanya dan kita hanya bisa berharap–berspkeluasi layaknya investasi–bahwa burung walet akan bersarang di dalamnya. Spekulasi atau untung-untungan inilah yang membuat usaha sarang walet lebih terlihat sebagai sebuah investasi dari pada sebuah usaha.

Kenyataannya, usaha walet tidak berbeda dengan usaha pada umumnya. Dimana keuntungan tidak lepas dari kerja keras dan belajar. Kerja keras disini tidak harus fisik, tapi juga pikiran. Berpikir cara terbaik untuk membuat sarang walet yang disukai walet. Belajar dari dari lingkungan, pengalaman, dan dari orang lain untuk membangun dan mengelola sarang walet yang sukses.

Menurut beberapa pengusaha sarang walet yang pernah saya temui, membangun sarang walet itu sama seperti bertani, ada ilmunya. Kalau asal tanam tidak lihat musim dan kondisi tanah, ya gagal. Walet juga seperti itu, harus lihat kondisi lingkungan, dll. Jadi usaha sarang walet itu tidak semudah hanya dengan membangun sarang walet dan membiarkannya sampai walet masuk dan bersarang.

Saran untuk Mereka Yang Ingin Membangun Sarang Walet

Setelah melakukan wawancara dengan beberapa pengusaha sarang walet, baik yang sarang waletnya sudah menghasilkan atau belum, saya kemudian sampai pada sebuah kesimpulan bahwa setiap sesuatu ada ilmunya, termasuk sarang walet. Jadi tidak semudah hanya dengan punya tanah dan membangun sarang walet lalu kemudian walet akan masuk dan bersarang. Logika burung walet tak sesimpel itu.

Sejauh ini belum ada standar pasti bagaimana membangun sarang burung walet yang baik sehingga burung walet ingin bersarang di dalam sarang walet yang kita buat. Saran dari mereka yang telah menjalani usaha walet ini, belajar adalah kunci dari semua usaha. Jika ingin sukses harus belajar dari pengalaman orang yang telah membuat usaha sarang walet, baik yang sukses maupun yang gagal.

Jangan pernah menjadikan usaha sarang walet sebagai pendapat utama. Karena kita belum memiliki ilmu bagaimana mengatur agar sarang yang kita bangun dapat panen sesuai dengan waktu yang kita inginkan.

Jika memiliki modal pas-pasan untuk membangun sarang walet, gunakan saja modal tersebut pada usaha yang lebih jelas yang kamu lakukan. Kecuali jika pekerjaan utama kami adalah pegawai (negeri atau swasta) dan kamu memiliki modal yang menganggur.

Satu hal penting lagi, jangan pernah meminjam uang hanya untuk membangun sarang walet. Karena itu sama saja menitipkan harta berharga kita pada pencuri.

Baca Selengkapnya
Artikel Terkait
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Trending

Event Sulbar

There are no upcoming events at this time.

Iklan Potol.net
To Top